Seminar Kajian Kelistrikan ; Potensi Pembangkit Tenaga Listrik Tenaga Mikrohidro Sebagai Solusi Krisis Kelistrikan Pedesaan Di Kabupaten Sambas

Energi listrik merupakan salah satu kebutuhan primer untuk menunjang kelangsungan hidup manusia. Namun saat ini masih banyak penduduk Indonesia khususnya penduduk yang tinggal di daerah terpencil masih belum mendapatkan salah satu kebutuhan pokok ini. Hal ini terjadi dikarenakan oleh banyak faktor. Selain dari hambatan faktor geografis yaitu jauhnya jarak jangkau dari sumber listrik sehingga energi listrik sulit untuk didistribusikan, tidak berimbangnya antara kapasitas pembangkit listrik yang dihasilkan dengan jumlah masyarakat yang membutuhkan merupakan faktor utama penyebab masalah ini.

Sentra industri ada dipedalaman dan umumnya belum terjangkau listrik dan sumber energi fosil, maka pemanfaatan sumber energi terbarukan yang tersedia setempat menjadikan alternatif pilihan, diantaranya pengembangan daya air sebagai pembangkit listrik (PLTMh). Tentang rancang bangun Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMh) sudah cukup banyak terdapat di Indonesia ini, tinggal saja pengelolaan dan pemanfaatannya.

Oleh karena itu perlu adanya sumber energi alternatif pengganti bahan bakar minyak untuk mengatasi hal tersebut. Sudah pasti hal ini menjadi masalah yang masih dan terus diperbincangkan oleh negara khususnya PT. PLN (persero) selaku pemasok listrik yang disubsidi oleh negara, karena PT. PLN merupakan satu-satunya perusahaan listrik yang ada di Indonesia.

Berangkat dari permasalahan diatas, Panitia Study Tour 2010 yang terdiri atas Mahasiswa, Dosen dan tim penkaji sebagai salah satu komponen masyarakat yang memiliki tanggung jawab untuk berpartisipasi dalam mencari solusi yang tepat bagi kita semua demi kesejahteraan kita bersama, mengadakan suatu kegiatan “Seminar Kajian Kelistrikan” dengan Tema “Potensi Pembangkit Tenaga Listrik Tenaga Mikrohidro Sebagai Solusi Krisis Kelistrikan Pedesaan di Kabupaten Sambas”.

Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah :
  1. Membuka wawasan dan pengetahuan serta memberikan informasi yang terkini dan lebih detail sehingga pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang potensi kelistrikan dapat lebih mendalam.
  2. Memberikan masukan dan rekomendasi pada kebijakan pemerintah setempat untuk mengadakan pembangunan pembangkit listrik tenaga mikrohidro bedasarkan kajian potensi yang telah dilakukan dengan bekerjasama dengan mahasiswa Fakultas Teknik UNTAN.
  3. Sebagai fasilitator dalam menghubungkan pihak pemerintah, masyarakat dengan akademisi dalam bentuk diskusi dan paparan hasil kajian.
  4. Meningkatkan produktivitas masyarakat dengan turut berpartisipasi aktif dalam mendukung pembangunan dan pengembangan Pembangkit kelistrikan di daerahnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar