VISI, MISI, dan STRATEGI Teknik Elektro UNTAN

VISI program Studi Teknik Elektro Untan adalah :
"Menghasilkan lulusan yang mampu berkompetisi baik di pasar lokal maupun pasar global".

MISI program Studi Teknik Elektro Untan adalah :
"Menghasilkan lulusan yang memiliki keahlian profesional, menguasai teknologi dan mampu memberikan kontribusi berupa kreasi dan aplikasi serta memiliki wawasan yang luas sehingga mereka sangat berguna di tengah-tengah masyarakat".

RENCANA STRATEGIS program Studi Teknik Elektro :
  1. Menciptakan kerjasama dan partisipasi yang baik di antara seluruh komponen Program Studi Teknik Elektro untuk pengembangan program studi
  2. Meningkatkan kualitas input dengan melakukan promosi dan orientasi ke sekolah-sekolah yang berkualitas
  3. Peningkatan kualitas proses administrasi managemen dan pendidikan yang berorientasi pada kualitas lulusan
  4. Menciptakan kondisi akademik dan atmosfir kerja yang kondusif dengan menerapkan insentif dan sanksi
  5. Pemberdayaan managemen laboratorium sebagai pusat aktivitas, eksperimen, penelitian dan kerjasama dengan institusi lain untuk merealisasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi
TUJUAN yang ingin dicapai adalah :
  1. Pengembangan program studi yang disesuaikan dengan paradigma baru sistem pendidikan tinggi dan rencana strategis Untan
  2. Menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan tinggi dan sanggup bersaing di pasar bebas
  3. Menghasilkan laboratorium yang dapat memberikan pelayanan yang baik bagi mahasiswa dan menjadikannya sebagai tempat utama untuk penelitian dan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan
STRATEGI yang dipergunakan untuk mencapai tujuan di atas adalah :
  • Mengikutsertakan semua unsur dalam pengembangan program studi
  • Mengendalikan kualitas input
  • Meningkatkan kualitas pembelajaran
  • Penataan dan peningkatan sistem manajemen dan administrasi pendidikan
  • Menciptakan iklim kerja dan atmosfer akademik yang kondusif
Selengkapnya ...

Struktur Pengurus HME Periode 2009-2010

Susunan kepengurusan HME periode 2009-2010 FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TANJUNGPURA dilantik dan diambil ikrarnya pada tanggal 15 Oktober 2009, bertempat di ruang sidang Fakultas Teknik.
Berikut susunan lengkap pengurus HME periode 2009-2010 :

Ketua:Ari Widodo(D01106013)
Sekertaris:Galih Pradipta(D03106030)
Bendahara:Widda Arifa(D01107045)

Bidang dan Divisi

1. Bidang Rumah Tangga
Koordinator Bidang : Bambang Wahyudi (D01107047)
Anggota :
  • Wahid (D01108071)
2. Bidang Penelitian dan Pengembangan
Koordinator Bidang : Subandi (D01106049)
Anggota :
  • Cicin Agus Willi (D01106005)
  • Benny J. P. (D01106041)
  • Jefri (D01107024)
  • Robert (D01107033)
3. Bidang Usaha Dana
Koordinator Bidang : Falahudin (D04108008)
Anggota :
  • Apriyadi (D01107029)
  • Adwi Karismawan (D01107036)
  • Sri (D04108033)
  • Suli Margos Manalu (D03108039)
  • Tjam Bui Lat (D03108049)
4. Bidang Hubungan Masyarakat
Koordinator Bidang : Ary Mardani (D03108003)
Anggota :
  • Haristyo Eka s. (D01106003)
  • Yadi Muhammad (D01107042)
  • Gerry F. (D04108026)
  • Yanto (D03108048)
5. Bidang Kepustakaan
Koordinator Bidang : Sirajudin (D01108003)
Anggota :
  • Bilian Mustakin (D03108044)
  • H. Fania Valentina (D03108021)
  • Ricky Hamidi (D03108022)
6. Divisi Elektro
Koordinator Bidang : Youlanda (D01108076)
Anggota :
  • Sudirman (D01106008)
  • Jauharatul Mardiah (D01106046)
  • Hendra (D011060xx)
  • Catur Julianto (D01107005)
  • Barqi Tauhid (D01107034)
  • Gina Fahrina (D01108040)
  • Hendro (D01108067)
7. Divisi Informatika
Koordinator Bidang : Dedi Handoko (D03106007)
Anggota :
  • M. andilla (D03106008)
  • Nessa Putri (D03107009)
  • Nikolas (D03107019)
  • Destriana D. (D03108025)
  • Tatum Tristy (D03108030)
  • Rindita (D03108011)
8. Divisi Industri
Koordinator Bidang : Anella Khafiza Utami (D04108019)
Anggota :
  • Aspandi (D04108018)
  • Irsyad Abinowo (D04108043)
  • Gusti Randi (D04108010)
  • Firla A. (D04108034)
  • Niko Pays (D04108005)
  • Sukalminsos (D04108029)
  • Priono (D04108032)
  • Desra (D04108001)
  • Eka (D04108031)
  • Rudi Bastian H (D041080xx)
9. Divisi Informasi
Koordinator Bidang : Hariyanto (D03108023)
Anggota :
  • Narty (D03107008)
  • Harry Salistiwa (D03108038)
  • Hasyimah (D03108036)
  • Paula P. B (D03108018)
  • Arina P (D03108029)
Selengkapnya ...

Profil HME Fakultas Teknik UNTAN Periode 2009-2010

Himpunan Mahasiswa Elektro adalah Organisasi Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro di Fakultas Teknik yang berada di bawah naungan Ketua Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNTAN. HME berdiri sejak tanggal 1 Januari 1990 yang berkedudukan di Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura. Tujuan terbentuknya HME yaitu, sebagai jalur komuniksai dan informasi yang bersifat ilmiah dan profesi pada Jurusan Teknik Elektro serta sebagai wadah aspirasi untuk peningkatan keilmuan dan keprofesionalan.

Visi : Menghasilkan lulusan yang beriman dan bertakwa, serta mampu berkompetisi baik di pasar lokal maupun di pasar global.
Misi :
  1. Membentuk kepribadian mahasiswa yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Mewadahi krativitas mahasiswa untuk menghasilkan lulusan yang profesional.
Arti lambang HME :
  1. Arti Segitiga sama sisi ; Mengandung makna kestabilan dari organisasi HME yang tidak goyah, selain itu, yang ingin dicapai HME adalah yang paling puncak.
  2. Arti MHO (konduktivitas) ; Mengandung makna bahwa organisasi HME adalah sebagai penyambung aspirasi dari anggota HME, juga sebagai mediator yang koduktif dalam berbagai masalah pada bidang keilmuan.
  3. Arti Warna :
    • Warna Biru : mengandung arti Keteknikan.
    • Warna Kuning : mengandung arti sifat yang luhur.
    • Warna Hitam : mengandung arti keilmuan.
    • Warna Putih : mengandung makna kesucian, artinya HME memiliki hati yang bersih dan suci dalam pendiriannya.
  4. Arti Garis Putih tiga buah adalah Tri Dharma Perguruan Tinggi.
  5. Arti empat bagian tulisan segitiga adalah bahwa HME, khususnya Fakultas Teknik berada di urutan keempat di Universitas Tanjungpura.
Struktur organisasi :
HME FT UNTAN mempunyai perangkat-perangkat yang saling terkait satu sama lainnya, yaitu :
  1. Musyawarah Anggota (MUSTA)
  2. Ketua Pengurus dilengkapi dengan Sekretaris, Bendahara, bidang-bidang, dan divisi-divisi.
Bidang-bidang dan Divisi-divisi berfungsi sebagai alat bantu dalam mencapai tujuan organisasi.
  1. Bidang Rumah Tangga ; Bertugas menginventarisir barang-barang inventaris HME FT UNTAN.
  2. Bidang Penelitian dan Pengembangan ; Mengadakan penelitian di sektor profesi serta bidang kemasyarakatan, dan merumuskan hasil penelitian tersebut serta mengimplementasikan dalam bentuk pengembangan yang lebih lanjut sehingga dapat bermanfaat bagi anggota dan lingkungan setempat.
  3. Bidang Usaha Dana ; Bertugas mengusahakan keuangan untuk kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan HME FT UNTAN.
  4. Bidang Hubungan Masyarakat ; Bertugas mengupayakan terjalinnya hubungan yang erat dengan organisasi profesi atau instansi lain yang berkaitan dan tidak mengikat, dan mengadakan kerja sama yang bermanfaat dengan lembaga sejenis dan terkait baik di bidang lokal, regional, dan internasional yang tidak mengikat.
  5. Bidang Kepustakaan ; Mengupayakan tersedianya buku-buku atau referensi lain yang bersifat keilmuan yang dapat membantu pengurus ataupun anggota HME FT UNTAN dalam aktivitas perkuliahannya.
  6. Divisi Elektro ; Bertugas mengkoordinir dan membuat kegiatan keilmiahan bagi mahasiswa program studi elektro.
  7. Divisi Informatika ; Bertugas mengkoordinir dan membuat kegiatan keilmiahan bagi mahasiswa program studi informatika.
  8. Divisi Industri ; Bertugas mengkoordinir dan membuat kegiatan keilmiahan bagi mahasiswa program studi industri.
  9. Divisi Informasi ; Bertugas membuat, mengumpulkan, dan mempublikasikan informasi dalam bentuk tulisan, media cetak, media elektronik, atau media lainnya yang dapat menjadi wadah kreativitas dan menambah pengetahuan mahasiswa Fakultas Teknik UNTAN khususnya Jurusan Teknik Elektro.
Selengkapnya ...

Seminar Kajian Kelistrikan ; Potensi Pembangkit Tenaga Listrik Tenaga Mikrohidro Sebagai Solusi Krisis Kelistrikan Pedesaan Di Kabupaten Sambas

Energi listrik merupakan salah satu kebutuhan primer untuk menunjang kelangsungan hidup manusia. Namun saat ini masih banyak penduduk Indonesia khususnya penduduk yang tinggal di daerah terpencil masih belum mendapatkan salah satu kebutuhan pokok ini. Hal ini terjadi dikarenakan oleh banyak faktor. Selain dari hambatan faktor geografis yaitu jauhnya jarak jangkau dari sumber listrik sehingga energi listrik sulit untuk didistribusikan, tidak berimbangnya antara kapasitas pembangkit listrik yang dihasilkan dengan jumlah masyarakat yang membutuhkan merupakan faktor utama penyebab masalah ini.

Sentra industri ada dipedalaman dan umumnya belum terjangkau listrik dan sumber energi fosil, maka pemanfaatan sumber energi terbarukan yang tersedia setempat menjadikan alternatif pilihan, diantaranya pengembangan daya air sebagai pembangkit listrik (PLTMh). Tentang rancang bangun Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMh) sudah cukup banyak terdapat di Indonesia ini, tinggal saja pengelolaan dan pemanfaatannya.

Oleh karena itu perlu adanya sumber energi alternatif pengganti bahan bakar minyak untuk mengatasi hal tersebut. Sudah pasti hal ini menjadi masalah yang masih dan terus diperbincangkan oleh negara khususnya PT. PLN (persero) selaku pemasok listrik yang disubsidi oleh negara, karena PT. PLN merupakan satu-satunya perusahaan listrik yang ada di Indonesia.

Berangkat dari permasalahan diatas, Panitia Study Tour 2010 yang terdiri atas Mahasiswa, Dosen dan tim penkaji sebagai salah satu komponen masyarakat yang memiliki tanggung jawab untuk berpartisipasi dalam mencari solusi yang tepat bagi kita semua demi kesejahteraan kita bersama, mengadakan suatu kegiatan “Seminar Kajian Kelistrikan” dengan Tema “Potensi Pembangkit Tenaga Listrik Tenaga Mikrohidro Sebagai Solusi Krisis Kelistrikan Pedesaan di Kabupaten Sambas”.

Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah :
  1. Membuka wawasan dan pengetahuan serta memberikan informasi yang terkini dan lebih detail sehingga pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang potensi kelistrikan dapat lebih mendalam.
  2. Memberikan masukan dan rekomendasi pada kebijakan pemerintah setempat untuk mengadakan pembangunan pembangkit listrik tenaga mikrohidro bedasarkan kajian potensi yang telah dilakukan dengan bekerjasama dengan mahasiswa Fakultas Teknik UNTAN.
  3. Sebagai fasilitator dalam menghubungkan pihak pemerintah, masyarakat dengan akademisi dalam bentuk diskusi dan paparan hasil kajian.
  4. Meningkatkan produktivitas masyarakat dengan turut berpartisipasi aktif dalam mendukung pembangunan dan pengembangan Pembangkit kelistrikan di daerahnya.
Selengkapnya ...

Pelatihan Technopreneurship FT


Proses globalisasi yang sedang terjadi saat ini, menuntut perubahan perekonomian Indonesia dari resourced based ke knowledge based. Resource based yang mengandalkan kekayaan dan keragaman sumber daya alam umumnya menghasilkan komoditi dasar dengan nilai tambah yang kecil. Salah satu kunci penciptaan knowledge based economy adalah adanya technology entrepreneurs atau disingkat techno-preneur yang merintis bisnis baru dengan mengandalkan pada inovasi. Hightech business merupakan contoh klasik bisnis yang dirintis oleh technopreneurs. Dari segi bahasa, technopreneurship merupakan gabungan dari dua kata yaitu technology dan entrepreneour.

Tujuan implementasi pelatiha Technopreneurship ini adalah menumbuh kembangkan jiwa kewirausahaan bagi mahasiswa sebagai peserta didik. Sedangkan manfaat yang diperoleh bagi institusi adalah tercapainya misi institusi dalam membangun generasi technopreneurship dan meningkatnya relevansi antara dunia pendidikan dengan dunia industri. Sedangkan manfaat bagi mitra kerja adalah terjalinnya kerja sama bisnis dan edukasi. Kerjasama ini dikembangkan dalam bentuk bisnis riil produk sejenis yang memiliki potensi ekonomi pasar yang cukup tinggi. Oleh karena itu, dalam memenuhi kebutuhan tersebut, BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura mengadakan pelatihan ini.

Mahasiswa adalah salah satu pelaku dalam masyarakat yang memiliki peran sangat besar. Di dalam prakteknya, kontribusi mahasiswa sangat besar dalam kehidupan bermasyarakat, dan bernegara. Namun, seiring perkembangan jaman dan teknologi, pengetahuan akan teknologi dan kreatifitas tidak cukup untuk dapat berkompetisi di era globalisasi ini. Kejelian dalam melihat peluang sangatlah penting.

Pelatihan ini menuntut mahasiswa tidak hanya kreatif dan memiliki wawasan yang luas. Semangat pantang menyerah, ulet serta gigih merupakan salah satu penopang yang sangat dibutuhkan untuk menjadi seorang Technopreneur sejati. Kegagalan bukanlah akhir dari sebuah perjuangan, namun kegagalan adalah awal dari kebangkitan. Jika gagal jangan pernah berpikir untuk tidak bangkit sama sekali. Jika jatuh 10 kali, maka bangkitlah 11 kali. Inilah pemikiran yang ditanamkan dalam pelatihan yang diberikan oleh salah satu dosen ITS Surabaya yaitu Bapak EKO NURMIANTO, Ir., M.EngSc, DERT.

Di dalam penyampaian materi, beliau (Pak Eko .red) memberikan suatu gambaran yang imajinatif, ringan, tapi berbobot. Para peserta dituntut tidak hanya mendengarkan, namun juga dituntut untuk memikirkan sebuah ide, ide yang benar-benar dari imajinasi para peserta. Pak Eko menyampaikan, hal-hal yang dilakukan oleh orang sukses itu adalah hal yang biasa, namun cara dalam mewujudkannya itu luar biasa.

Pelatihan ini memiliki tujuan antara lain merubah pola pikir mahasiswa agar menjadi lebih kreatif dan berjiwa entrepreneur, jeli melihat peluang yang ada dimana saja, dan mensinergikan program-program yang dibuat mahasiswa dengan program kerja pemerintah daerah. Dengan demikian, pengetahuan akan teknologi yang dimiliki oleh mahasiswa lebih bermanfaat.

Pelatihan yang dilaksanakan oleh BEM Teknik ini berlangsung selama dua hari. Untuk hari pertama, Materi Pelatihan yang di berikan adalah :

  • How to be a Sustainable Technopreneur (Bagaimana menjadi wirausaha yang berkelanjutan)
  • Membangkitkan jiwa entrepreneur
  • Motivasi memulai usaha
  • Kejelian melihat peluang usaha
  • Keberanian mengambil resiko
  • Analisa keberlanjutan usaha
Dan pada hari kedua, seluruh peserta kegiatan diajak untuk melakukan pengamatan langsung di daerah Jungkat Kalimantan Barat. Tugas yang diberikan kepada peserta yang mayoritas mahasiswa Fakultas Teknik tersebut adalah:
  • Kejelian melihat permasalahan, solusi dan potensi Wisata Pantai
  • Kejelian melihat permasalahan, solusi dan potensi UKM
Kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan hasil Kemitraan antara ITS dengan Universitas Tanjungpura. Berikut adalah foto-foto kegiatan Pelatihan Technopreneurship :




Selengkapnya ...

Sosialisasi Kegiatan ISC


Kegiatan Sosialisasi Informatic Study Club (ISC) yang direncanakan untuk diadakan pada hari Sabtu 6 Maret 2010 jam 08.00 telah terlaksana sesuai dengan hari yang ditentukan tetapi terdapat sedikit kendala yaitu diundurkannya waktu memulai acara karena menunggu kedatangan undangan yaitu Kepala Program Studi Informatika. Jumlah peserta yang menghadiri kegiatan Sosialisasi ISC ini adalah sebanyak, kurang lebih 25 mahasiswa, dengan rincian 1 orang mahasiswa angkatan 2006, orang mahasiswa angkatan 2007, orang mahasiswa angkatan 2008, dan orang mahasiswa angkatan 2009.

Hasil yang didapat dari sosialisasi ISC adalah bertambahnya pengetahuan mengenai kegiatan ISC bagi mahasiswa angkatan 2008 dan mahasiswa angkatan 2009 yang sebelumnya belum pernah mengikuti kegiatan ISC dikarenakan kegiatan ini sempat vacuum selama 2 tahun semenjak tahun kepengurusan 2006 dan 2007. Hasil lain dari kegiatan ini adalah telah terbentuknya panitia atau pengurus Informatic Study Club (ISC) yang terdiri dari mahasiswa-mahasiswa angaktan 2008 yang nantinya akan dikoordinir oleh Divisi Informatika yang bernaung dibawah Himpinan Mahasiswa Elektro (HME).

Selain itu juga telah ditentukan Tim Pemateri yang nantinya akan mengisi materi sesuai dengan penempatan bidang yang telah ditentukan sesuai dengan kemampuan. Kegiatan pemberian materi kepada peserta dilakukan diluar aktifitas perkuliahan, waktu pelaksanaan kegiatan akan disesuaikan dengan keputusan dari pengurus dan tim pemateri.

Adapun nama-nama pengurus dari ISC dan Tim Pemateri akan dilampirkan pada akhir tulisan ;

Struktur Pengurus ISC 2010-2011
Ketua:Ary Mardani
Wakil:SuliMargos
Sekretaris:Fania
Koordinator:
Pemrograman WEB:Dedi Ashardi, Herfika
Pemrograman Desktop:Tjam Bui Liat
Sistem Informasi Geografis:Sony, Teguh
Network / Hardware:Yanto
Multimedia:Billian Mutasikin, Hariyanto
Database:Ade Mirza, Susi

Tim Pemateri ISC

1. Pemrograman Berbasis WEB :
  • INDRA AZIMI ’06
  • CHARLES DARWIS ’07
  • NESSA PUTRI ANDAYU ’07
  • RINDITA DESTRIYANTI ’07
  • TARI MARDIANA ’07
2. Pemrograman Desktop :
  • DEDI HANDOKO ’06
  • DOCHI RAMADHANI ’06
  • NARTI PRIHARTINI ‘07
  • HENDY PONIMAN ‘07
  • ENDAH WULANSARI ‘07
3. Network / Hardware :
  • M. TRIYANDA TARUNA JAYA ’06
  • AGUS RIYANTO ’06
  • PUTRA PERDANA ’07
  • NADZAR PAMUNGKAS ‘07
4. Sistem Informasi Geografis :
  • M.ANDILLA ’06
  • HENDRO ’07
  • RADIAN AZIMI ‘07
  • RIZQIA LESTIKA ATIMI ‘07
  • TATUM TRISTY MONALISA ‘07
  • EKO SUGIONO ‘07
5. Multimedia :
  • ENDA ESYUDA ’06
  • ERIZ PRAMUDYA ’06
  • ANGGI PERWITASARI ’07
  • CHITA MIFTILASARI ‘07
  • PUTRA PERDANA ‘07
6. DATABASE :
  • INDRA AZIMI ’06
  • DEDI HANDOKO ’06
  • HENDY PONIMAN ‘07
  • KRISTA RANITA HUTABARAT ‘07

Selengkapnya ...

Kunjungan Ilmiah Mahasiswa Baru FT Untan

Kegiatan pawang 2009 Fakultas Teknik Untan yang bertujuan untuk meningkatkan wawasan terhadap lingkungan kampus, kali ini menggelar agenda kunjungan ilmiah guna menambah wawasan keilmuan di bidang profesi baik untuk Jurusan Teknik Elektro maupun Teknik Sipil.

Agenda yang telah dilakukan yaitu Kunjungan Ilmiah ke PT. PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Barat di pembangkit Sungai Raya yang terselenggara berkat kerjasama antara Himpunan Mahasiswa Elektro (HME) FT Untan dengan Panitia Pawang 2009.
Dalam kunjungan ini sebanyak 75 mahasiswa Prodi Elektro FT Untan serta dua orang dosen pendamping yaitu H. Usman A. Gani, ST., MT (PD III FT Untan) dan Managam Rajagukguk, ST., MT. (Dosen Prodi Elektro FT Untan) turut berpartisipasi. Kunjungan ilmiah ini berlangsung selama dua hari yaitu kamis dan jumat tanggal 5 dan 6 November 2009.

Kunjungan ilmiah dilakukan untuk memberikan wawasan dan gambaran aplikasi nyata dari teori-teori yang didapat di bangku kuliah serta mempererat hubungan baik antara pihak akademisi dengan pihak praktisi papar Ari Widodo, Ketua HME FT Untan periode 2009-2010 yang baru saja dilantik.

Adapun substansi dari Kunjungan ilmiah kali ini terbagi menjadi dua sesi, yaitu sesi materi dan sesi peninjauan lapangan. Di dalam sesi materi peserta mendapat paparan langsung dari Manajer Sektor Kapuas Idaman, ST berkaitan tentang struktur koordinasi di dalam PT. PLN (Persero) itu sendiri, keterkaitan pihak akademisi dengan pihak PLN, kondisi PLN dan kelistrikan saat ini serta perencanaan PLN dalam menangani berbagai masalah kelistrikan Kalimantan Barat. Sedangkan pada sesi peninjauan lapangan peserta diberikan kesempatan untuk langsung melihat dan mengenal sistem pembangkit yang ada di PLN Sektor Kapuas. ”Tinjauan lapangan yang dimulai dari pengenalan dermaga sebagai supply bahan bakar, lalu ke mesin pembangkit yang berfungsi sebagai penghasil energi listrik, kemudian ke gardu induk yang merupakan penaik tegangan yang akan didistribusikan ke fider-fider sistem distribusi yang diatur di dalam suatu ruangan yang disebut dengan ruang kontrol”, jelas salah satu instruktur PLN pada saat tinjauan lapangan.

Disamping kungjungan ilmiah khusus Prodi Elektro ini, nantinya mahasiswa baru Prodi lainnya juga mendapat hal serupa yang direncanakan sebagai berikut; Misalnya Prodi Informatika ke PT. News Network, Prodi Industri ke PT. Indofood Sukses Makmur dan Prodi-Prodi di Jurusan Teknik Sipil yang akan melakukan kunjungan Ilamiah ke PT. Angkasa Pura II. Semua pihak yang terkait masih dalam konfirmasi. Diharapkan dengan adanya kunjungan ilmiah ini secara tidak langsung akan menambah wawasan dari mahasiswa FT Untan sehingga menghasilkan lulusan Teknik yang siap terjun di dunia profesi.
Selengkapnya ...